Dshunshine
Sebuah identitas visual yang mengangkat esensi kuliner Jepang melalui pendekatan modern-minimalis. Dengan menjadikan huruf “O” sebagai simbol sushi kubus, desain ini memadukan geometri presisi, warna tegas, dan komposisi bersih demi membangun kesan autentik, berani, dan mudah dikenali.

The Challenge
Menciptakan visual identity untuk brand restoran Jepang yang tidak jatuh pada klise, seperti ikon sushi generik, tipografi standar Jepang, atau penggunaan warna merah-putih yang repetitif. Tantangannya adalah membuat identitas yang segar namun tetap terasa “Jepang”, tanpa kehilangan kesan modern dan premium.
Our Approach
Tim kami merancang logo dengan mengambil huruf “O” dari nama OISHI lalu mengubahnya menjadi ikon sushi berbentuk kubus. Palet warna menggunakan merah pekat sebagai warna utama untuk memberi kesan berani dan menggugah selera, dipadukan dengan putih murni sebagai aksentuasi khas estetika Jepang yang bersih, minimal, dan elegan. Visual pendukung seperti chopstick, box take-away, hingga pola modular digunakan untuk memperkuat konsistensi sistem identitas.
The Result
Tercipta sebuah brand identity restoran Jepang yang unik, otentik, dan mudah diingat. Logo yang terinspirasi dari huruf “O” menjadi ikon kuat yang menyatu dengan karakter makanan Jepang. Sistem warna, layout, dan elemen visual membantu OISHI tampil sebagai brand yang modern, premium, dan konsisten, baik di media digital maupun bentuk fisik.